Senin, 15 April 2019

Perlunya Peran Orang Tuan dalam mengenal Gangguan Perkembangan Anak


Sampai saat ini belum jelas faktor apa yang dapat menyebabkan munculnya ADHD, meskipun banyak penelitian yang dilakukan dalam bidang neurologi dan ilmu genetika sepertinya menunjukkan sedikit titik terang, banyak penelitian mencurigai faktor genetika dan biologis sebagai penyebab ADHD, meskipun lingkungan tempat anak tumbuh dan berkembang juga membantu menetukan prilaku anak yang spesifik.

Demikian disampaikan Aninditya ayu rositawati dari petugas rehabmedik, dengan topik ADHD (Attention Deficit Hyperactivity) di ruang tunggu poli rehabmedik, senin 15 april 2019

Lanjutnya ADHD (Attention Deficit Hyperactivity) adalah  gangguan perkembangan dalam  peningkatan aktivitas motorik anak – anak sehingga menyebabkan aktivitas anak – anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan.

“Adapun yang perlu dilihat gejala yang harus dicermati adalah sensitive terhadap suara dan cahaya, menangis, suka mejerit dan sulit tidur, sering terbangun tidur, sulit minum ASI, suka membenturkan kepala/menyakiti sendiri, mudah marah, lebih ribut dibandingkan dengan anak yang lain, kurang konsentrasi, gelisa, tidak bisa duduk diam, tidak sabaran dan Hypo Propioseptif Tactile.

Selanjutnya yg perlu diketahui tiga gejala utama dari ADHD (Attention Deficit Hyperactivity), yaitu Inatensi yaitu kurang kemampuan untuk memusatkan perhatian misalnya jarang menyelesaikan perintah sampai tuntas, mainan sering tertinggal, sering membuat kesalahan, mudah beralih perhatian terutama oleh rangsangan suara. tutupnya

Salam IP3H (leni/pkrs)

1 komentar:

  1. agen365 menyediakan game : sbobet, ibcbet, casino, togel dll
    ayo segera bergabung bersama kami di agen365*com
    WA : +85587781483

    BalasHapus