Selasa, 06 Maret 2018

Muktamar ARSPI Gelar Simposium Kompetensi Sambut UHC



Muktamar ARSPI Gelar Simposium Kompetensi Sambut UHC

Muktamar Asosiasi Rumah Sakit Pendidikan Indonesia (ARSPI) mengadakan simposium mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Dosen dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di Rumah Sakit Pendidikan Menyongsong Universal Health Coverage (UHC)”.

Acara simposium digelar dalam rangka Muktamar ARSPI ini berlangsung di Hotel Horison Ultima Palembang selama dua hari yaitu tanggal 02-03 Maret 2018.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Jumat (02/03/2018).

Direktur Utama RSMH selaku ketua panitia pelaksana, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH menerangkan, kegiatan Simposium pada Muktamar kali ini diharapkan menjadi bagian dari upaya penguatan rumah sakit di seluruh Indonesia untuk lebih produktif dan efisien.

"Acara simposium yang digelar oleh ARSPI ini merupakan rangkaian acara pada Muktamar ARSPI, tujuannya untuk memberikan penguatan SDM dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan di RS Pendidikan memasuki era Universal Health Coverage," terangnya.

Acara tersebut diikuti sebanyak 425 orang terdiri dari peserta simposium 300 orang dan peserta workshop 125 orang. "Peserta merupakan perwakilan dari RS Pendidikan baik yang Vertikal, RSUD dan RS Swasta RS Rujukan Nasional dan Regional, Fakultas Kedokteran", tambah Syahril.

Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F Moeloek merasa bangga dan gembira bisa hadir pada acara simposium tersebut. Dirinya menilai kegiatan ini penting dalam rangka untuk melakukan penguatan bagi masyarakat di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan bahkan memuji Gubernur Sumsel Alex Noerdin atas keberhasilannya mewujudkan Sumsel menjadi Provinsi Olahraga yang terbaik dan terintegrasi. Atas keberhasilan itu, Menteri Nila Djuwita meminta ARSPI menjadikan hal ini sebagai motivasi dalam menyusun sistem kesehatan.

“Ini menjadi contoh dan semangat ARSPI mengikuti langkah cepat pak Gubernur Alex Noerdin yang membangun Kota Olahraga dengan hanya 1,5 tahun untuk diterapkan dalam menyusun sistem kesehatan yang berkualitas oleh ARSPI,” harapnya.

Nila juga mengingatkan upaya pembangunan kesehatan diperlukan sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan melalui sistem pendidikan bidang kesehatan dan sistem pelayanan kesehatan, karenanya peran perguruan tinggi penting dalam pembangunan kesehatan.

Di hadapan Menteri Kesehatan dan peserta simposium se Indonesia, Gubernur Sumsel Alex Noerdin tak lupa memaparkan persiapan Palembang menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Pada Asian Games 2018 nanti, Alex memastikan akan mengantisipasi dan menjaga para atlet tetap sehat. “Saat Asian Games, Sumsel siap untuk mengantisipasi dan menjaga Atlet tetap sehat dalam mengikuti Asian Games 2018,” ujar Alex.

Provinsi Sumsel paparnya, mempunyai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang tercanggih, termodern di Indonesia. Rumah sakit itu rencananya akan dipergunakan untuk Asian Games 2018. Selain memiliki kualitas terbaik, RSUD ini akan dipergunakan bagi mahasiswa/wi Unsri dan di sampingnya gedung Fakultas Kedokteran.

“Jadi nanti sebanyak ribuan mahasiswa kedokteran kuliah disini. Insya Allah kita akan mendapatkan dokter-dokter yang memang berkualitas,” harapnya.

Gubernur berpesan kepada seluruh peserta Simposium sebelum pulang ke daerah masing-masing untuk mengunjungi JSC dan juga menikmati kuliner khas palembang. Seperti mie celor di 26 Ilir, pempek, martabak HAR dan lainnya. “Selamat bermuktamar dan bersimposium di Kota Palembang, tuan rumah Asian Games 2018,” tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar