Senin, 26 Maret 2018

APA ITU PENYAKIT TUBERKULOSIS….??



 TUBERKULOSIS,.. Mengancam….??

Penyakit Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menjadi perhatian karena penyakit ini merupakan beban bagi masyarakat dan beban negara. Dikatakan menjadi beban masyarakat karena orang yang terkena penyakit ini akan mengalami penurunan produktifitas, tidak sekolah , tidak bekerja dan tidak dapat melakukan aktifitas lainnya. Dikatakan menjadi beban negara karena pengobatan penyakit ini akan mengeluarkan biaya negara melalui program jaminan kesehatan negara. Demikian dikatakan Direktur Utama RSUP Dr.Mohammad Hoesin Palembangdr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH  dalam wawancara ekslusif bersama media cetak di ruang Aula Instalasi Diklat RSMH Palembang seusai membuka acara seminar awam dengan tema “Peduli Tuberkulosis, Indonesia Sehat , TOSS , Temukan Tuberkulosis, Obati Sampai Sembuh” pada Selasa (27/03).
Tuberkulosis termasuk dalam 10 besar penyakit yang menyebabkan kematian didunia. Bahkan Kemenkes RI menetapkan  Tuberkulosis dalam 3 program prioritas RS disamping Stunting dan Imunisasi. Dr.Syahril yang juga merupakan dokter spesialis paru-paru ini mengatakan bahwa penyakit Tuberkulosis adalah penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis , penyakit ini menyerang paru-paru dengan gejala seperti batuk namun disertai dengan penurunan berat  badan, tidak nafsu makan, demam dan berkeringat di malam hari. Tuberkulosis merupakan penyakit yang sulit terdeteksi sehingga dibutuhkan pemeriksaan penunjang diantaranya rontgen dada, tes mantoux, tes darah dan tes dahak. Yang ditakuti dari pengobatan ini adalah multi drugs resisten , kuman tuberculosis resisten terhadap obat-obatan. Saat tubuh kita sehat , sistem kekebalan tubuh dapat memberantas basil TB yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi sistem kekebalan tubuh juga terkadang gagal melindungi kita oleh karena itu dr.Syahril mengatakan bila telah terkena penyakit ini maka dianjurkan untuk berobat secara rutin dengan mengkonsumsi beberapa jenis antibiotic dalam jangka waktu tertentu. Penemuan kasus penyakit ini masih rendah data yang didapat sekitar 48% saja sisanya tidak bisa terdeteksi. Oleh karena itu Dr.Syahril menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap gejala penyakit ini dengan TOSS yaitu “Temukan Tuberkulosis, dan Obati Sampai Sembuh” SADARI GEJALA , SADARI PENULARAN DAN SADARI OBAT  kata dr.Syahril menutup wawancaranya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar