Jumat, 31 Maret 2017

KUNJUNGAN TIM KONSULTAN PUSAT KEMENKES KE LABORATORIUM RSMH PALEMBANG



KUNJUNGAN TIM KONSULTAN PUSAT KEMENKES KE LABORATORIUM RSMH PALEMBANG
Sehubungan dengan akan diadakannya penilaian kemampuan laboratorium oleh Konsultan laboratorium  (USAID) maka dilakukan kunjungan ke beberapa layanan laboratorium pada beberapa  rumah sakit.  Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menilai situasi layanan laboratorium HIV di Indonesia yang pada akhirnya akan menghasilkan beberapa rekomendasi yang akan digunakan untuk pengembangan layanan laboratorium maupun jejaringnya. Kunjungan Tim Konsultan Pusat Kemenkes ke  Laboratorium RSMH Palembang pada hari Kamis (30/3) diterima oleh Direktur Utama diwakili oleh Kepala SPI dr.Azhari,Sp.OG dan Kepala Instalasi Laboratorium Patologi Klinik dr.Phey Liana,SP.PK beserta Tim.
United States Agency For International Development  (USAID) adalah badan independen dari pemerintah Amerika Serikat yang bertanggungjawab atas bantuan ekonomi, pembangunan dan kemanusiaan untuk Negara-negara lain didunia dalam mendukung tujuan-tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Salah satu aktivitas USAID adalah memprioritaskan sektor kesehatan yaitu kepedulian terhadap HIV/AIDS. Dalam implementasinya USAID bekerjasama dengan pemerintah Indonesia.Berdasarkan data Kementrian Kesehatan sebanyak 77000 pasien dalam pengobatan HIV/AIDS. Pengobatan pasien ini perlu dipantau dengan pengujian Viral Load (VL) seperti yang telah direkomendasikan oleh WHO.  Indonesia memiliki layanan laboratorium dengan berbagai tingkat dan jenis layanan tetapi informasi yang berada di tingkat pusat mengenai utilitas maupun kualitas dari pemeriksaan tersebut sangat terbatas. Akses terhadap pemeriksaan Viral Load sendiri merupakan tantangan tersendiri dikarenakan ketiadaan sistem tranportasi specimen yang memadai. Secara keseluruhan Indonesia masih belum memiliki road map laboratorium pemeriksaan HIV. Oleh karena itu Subdit HIV AIDS dan PIMS bekerjasama dengan USAID untuk membuat strategi laboratorium HIV yang dapat digunakan untuk membangun kebutuhan kapasitas laboratorium.
Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi langsung dengan petugas layanan dan dinas kesehatan yang dikunjungi. Dengan adanya kunjungan Tim Konsultan Pusat Kemenkes diharapkan dapat mengidentifikasi masalah dan membuat rekomendasi terkait pelayanan laboratorium HIV di RSMH Palembang.@Humas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar