Kamis, 01 September 2016

Pelatihan CODE BLUE di RSMH Palembang ( 11-16 Nop 2016 _)


AKTIVASI  “CODE BLUE”
“Apa yang akan anda lakukan bila menemukan seseorang yang mengalami kegawat daruratan medis?”
Demikian pertanyaan yang akan ditanyakan oleh Tim Surveyor Akreditasi JCI, setiap petugas yang bekerja di RSMH  harus tahu apa yang akan dilakukan  bila menemukan seseorang yang mengalami kegawatdaruratan secara medis. Ini adalah salah satu kunci keberhasilan penilaian Akreditasi JCI”, kata Dr.Rita mewakili Direktur Utama RSMH Palembang  dalam memberikan pengarahan sekaligus membuka acara Pelatihan Code Blue untuk tenaga Medis    yang akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 11 sd 12 November 2016 bertempat di Aula Instalasi Diklat RSMH Palembang.
Code Blue adalah suatu tanda atau sinyal yang digunakan oleh rumah sakit untuk memberitahu bahwa seseorang memerlukan tindakan resusitasi yaitu pasien yang mengalami kondisi henti jantung dan paru. Aktivasi Code Blue akan mengaktivasi suatu tim resusitasi (tim Code Blue) yang tersebar di 5 area yaitu Departemen Anestesi, Departemen Anak, Departemen Penyakit Dalam, Departemen Bedah dan Departemen Obsgyn. Tim Code Blue terdiri dari Residen yang mempunyai SK tersertifikasi dan DPJP yang mempunyai sertifikat Advanced Life Support  (ACLS).
Narasumber pelatihan ini adalah Dr.Syamsu Indra,SpPD,KKV, Dr.Silvia Tri Ratna,Sp.A(K)  , Dr.Afifah Ramadanti,Sp.A (K) dan  Dr.Nur Qodir,Sp.B-Onk
Resusitasi Jantung Paru (RJP) adalah suatu usaha untuk mengembalikan fungsi pernafasan dan fungsi sirkulasi serta mengatasi akibat berhentinya fungsi-fungsi tersebut pada orang-orang yang tidak diharapkan mati pada saat itu. RJP merupakan salah satu tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang mengacu pada AHA (American  Health Association) 2010 yang bertujuan untuk membantu atau mengembalikan oksigenasi,ventilasi dan sirkulasi yang efektif sehingga terjadi suatu sirkulasi spontan dan intervensi Bantuan Hidup Lanjut (BHJL) dapat mulai dilakukan. Resusitasi ini juga bertujuan untuk mencegah agar sel-sel tidak mengalami kerusakan akibat kekurangan oksigen.
Setiap peserta pelatihan ini agar  dapat memberikan pertolongan dasar dan pertolongan tindak lanjut untuk menyelamatkan pasien dari ancaman kematian dan kecacatan.
Dengan adanya pelatihan ini diharapkan akan terbentuk tim Code Blue RSMH yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu.
Humas#rita&yeri


Tidak ada komentar:

Posting Komentar