Rabu, 21 Maret 2018

TEMUKAN, OBATI, SAMPAI SEMBUH TUBERCULOSIS ( Peringatan Hari TB Sedunia di RSMH)


TEMUKAN, OBATI, SAMPAI SEMBUH TUBERCULOSIS
( Peringatan Hari TB Sedunia di RSMH)

Dalam rangka memperingati hari Tuberkulosis yang diperingati  setiap tanggal 24 maret setiap tahunnya, Tim Promosi Kesehatan RSMH Palembang bekerjasama dengan Departemen Penyakit Dalam divisi Paru-paru dan Departemen Anak mengadakan penyuluhan kesehatan tentang penyakit tuberkulosis  kepada pasien dan pengunjung di taman edukasi publik RSMH Palembang pada Kamis (22/03). 

Direktur Keuangan Dr.Welly Refnealdi,M.Kes,Ph.D, yang secara resmi membuka acara tersebut  mengatakan bahwa kunjungan  pasien penderita tuberkulosis di RSMH cukup tinggi, hal ini terlihat dari jumlah data kunjungan pasien baik rawat jalan maupun rawat inap setiap tahunnya. Penyakit yang tergolong serius ini dapat disembuhkan jika diobati dengan benar. Langkah pengobatan yang dibutuhkan adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis antibiotik dalam jangka waktu tertentu. Sementara langkah utama untuk mencegah TB adalah dengan menerima vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin). 

Di Indonesia, vaksin ini termasuk dalam daftar imunisasi wajib dan diberikan sebelum bayi berusia 2 bulan.Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis, penyakit ini menjadi perhatian dunia karenahingga saat ini belum ada satu negara pun yang bebas TBC.


Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan agar masyarakat dapat memperoleh informasi tentang penyakit tuberkulosis dan meningkatkan pengetahuan dan  kepedulian masyarakat  tentang penyakit ini.

PERINGATAN HARI TB SEDUNIA di RSMH Dr. Welly. Himbau Perilaku Hidup Sehat


PERINGATAN HARI TB SEDUNIA di RSMH
Dr. Welly. Himbau Perilaku Hidup Sehat

Penyuluhan Kesehatan hari ini dilaksanakan ditaman Edukasi RSMH Palembang,dalam rangka Hari TB Sedunia dengan Tema " Temukan, obati, Sampai Sembuh Tuberkulosis " yang seyogyanya bertepatan pada tanggal 24 Maret setiap tahunnya.
Pada pembukaan Edukasi penyuluhan kesehatan hari ini dibuka oleh Direktur Keuangan RSMH Palembang ( Dr. Welly Refnealdi,M.Kes)..Beliau dan menghimbau masyarakat untuk selalu membiasakan diri berprilaku hidup sehat juga bahaya penyakit TB, menghibau kepada masyarakat ,bila memiliki gejala TBC, segera periksakan ke puskesmas atau Rumah Sakit terdekat pada kesempatan itu juga beliau juga memberikan informasi pelayanan yang ada di RSMH kepada masyarakat tentang kompetensi dari masing masing Narasumber RSMH hari ini terdiri dari profesional Penyakit dalam,spesialis paru,propesional kesehatan Anak dan profesional profesional lainnya.
Direktur keuangan menyambut baik kegiatan penyuluhan kesehatan ini yg dilaksanakan kerjasama dengan Instalasi Pelayanan Pelanggan ,PKRS dan Humas setiap bulan dan bila ada peringatan peringatan hari kesehatan lainnya.
Penyuluhan kesehatan yang pertama diberikan oleh narasumber Dr.RALinda,Sp.PD,Finasim, tentang Tuberkulosis ( TBC ).Masing masing narasumber menyampaikan kepada peserta tentang :
Apa itu TBC ?  Tuberkulosis (TBC)  adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TBC ( Mycobacterium Tuberculosis).Kuman ini menyerang tubuh manusia terutama pada paru,TBC bukan penyakit turunan, bukan disebabkan oleh kutukan ataupun guna - guna.
Bagaimana penularan TBC ? Kuman TBC keluar ke udara melalui  dapat/ percikan dahak) pada saat penderita TBC ,bersin, atau berbicara.
- Kuman TBC yang keluar, terhirup oleh orang lain melalui saluran pernafasan.
- Jika daya tahan tubuh lemah, orang tersebut menjadi sakit TBC.
- Jika daya tahan tubuh kuat, orang tersebut akan tetap sehat.

Gejala utama : Batuk, demam meriang, batuk berdahak,nyeri dada,berkeringat tanpa sebab,nafsu makan, berat badan menurun. Menurut 2 narasumber lainnya  Dr.Zen Ahmad,Sp,PD.( KP) Dr.Fifi Sofiah,Sp.A ( K) Respirologi Anak,Gaya hidup sehat dan pencegahan TBC yaitu dengan :  
1.Makan yang bergizi 2.Membuka Jendela agar rumah mendapatkan cukup sinar matahari dan udara segar.
3. Menjemur alas tidur agar tidak lembab
4.Mendapatkan suntikab vaksin BCG bagi anaj usua dibawah 5 tahun untuk menghindari TBC berat ( meningitis dan milier).

.Sesuai dengan program Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia  yaitu " PEDULI  TBC, INDONESIA SEHAT " dengan TOSS TBC yaitu Temukan ,Obati, Sampai Sembuh Tuberkulosis .
Acara penyuluhan kesehatan hari ini diankhiri dengan hiburan dan pembagian snack dari penyelenggara kegiatan .

Anie Gumay ( Pranata Humas RSMH )

FORUM ILMIAH PERAWAT DAN BIDAN RSMH


FORUM ILMIAH PERAWAT DAN BIDAN RSMH

Perawat merupakan profesi mulia , karena profesi ini dituntut tidak hanya kuantitas namun juga kualitas, profesi ini membutuhkan pengorbanan, pengabdian dan dedikasi yang tinggi. Pada rabu (21/03) diadakan forum ilmiah perawat dan bidan di Aula Utama RSUP Dr.Mohammad Hoesin Palembang. 

Dibuka oleh Direktur Utama RSMH Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH dan dihadiri oleh Direktur Medik dan Keperawatan, Kepala Komite Keperawatan, Kepala Bidang Keperawatan, Ketua Komite Mutu, pejabat struktural dan non struktural, serta staf paramedis di RSMH Palembang.

Direktur Utama RSMH Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH mengatakan bahwa profesi
perawat merupakan profesi mulia karena apa yang dikerjakan akan mendapat pahala dan amal ibadah dimana  tidak semua profesi bisa. Diantaranya merawat orang yang sedang sakit., hal ini yang harus disyukuri, bila kita pandai bersyukur maka nikmatnya akan selalu bertambah.


Dalam acara tersebut juga dibentuk pengurus forum ilmiah perawat dan bidan periode 2018, dan juga pelepasan 12 orang tenaga perawat yang memasuki masa purna bakti. Mewakili purnabakti lainnya , Ka.Bagian SDM Sri Susilawati, S.Sos,MM mengatakan bahwa kurun waktu yang telah dilalui selama kurang lebih 35 tahun banyak kenangan yang telah dilewati, baik itu kenangan dalam keadaan suka maupun duka. Namun selama kita selalu bersyukur maka kenangan tidak indah akan menjadi indah. 
 
Pelepasan purnabakti ini digelar sebagai wujud penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya untuk para purnabakti,  Selamat memasuki masa purna bakti kepada 12 orang tenaga paramedis di RSMH, semoga senantiasa sehat dan bahagia sehingga dapat selalu berkarya untuk keluarga dan masyarakat sekitarnya

Selasa, 20 Maret 2018

SYUKURAN DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM FK UNSRI DAN RSMH PALEMBANG.

SYUKURAN DEPARTEMEN ILMU PENYAKIT DALAM FK UNSRI DAN RSMH PALEMBANG.

Pada hari ini Selasa, 20 Maret 2018 bertempat di ruang Konferensi Penyakit Dalam lantai 2 Departemen Penyakit Dalam FK Unsri / RSMH Palembang mengadakan syukuran atas tercapainya :
1. Akreditasi A Program Studi dokter Spesialis -1 Ilmu Penyakit Dalam
2.Pusat Pelatihan Endoscopi Gastrointestinal Nasional untuk Endoscopi Divisi Gastroentero - Hepatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam
3.Program Pendidikan dokter Spesialis - 2 Ilmu Penyakit Dalam bidang ilmu Reumatologi
4.Ruang Kateterisasi Jantung Departemen Ilmu Penyakit Dalam
5.Ruang tindakan ginjal Hipertensi Departemen Ilmu Penyakit Dalam .

Direktur Utama dan Direktur Pelayanan Medik & Keperawatan RSMH Palembang hadir pada kesempatan ini, dan undangan lainnya diantaranya :
Dekan dan Wakil dekan Unsri ,Para Profesor dan Internis Senior Departemen Ilmu Penyakit Dalam staf Internis,Perawat, PPDS  Departemen Ilmu Penyakit Dalam,serta undangan lainnya dilingkungan RSMH Palembang

Acara diawali dengan Laporan
Ketua Departemen Departemen Ilmu Penyakit Dalam ,Dr.Norman M.Djamaluddin,Sp.PD,KHOM,FINASIM ,beliau melaporkan atas tercapainya 5 item diatas dengan capaian hasil  Departemen Ilmu Penyakit Dalam terakreditasi A dengan  Nilai 371,ini hasil yang membanggakan ,dari usaha semua praktisi  Departemen Ilmu Penyakit Dalam ,dengan suka dukanya, sehingga prestasi yang dicapai dengan Predikat ini  melibatkan semua Lini dan pihak.Begitupun dengan capaian yang lainnya sangat membanggakan Departemen Ilmu Penyakit Dalam dan  RSMH tentunya.
Selanjutnya direktur Utama Dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH,menyampaikan terima kasih kepada semua Lini Departemen Ilmu Penyakit Dalam dengan berbagai prestasi yang dicapai. Tentunya pencapaian prestasi ini harus dipertahankan dan dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan di RSMH tentunya prinsif pelayanan  abtara lain :
- Clinical pathway haruslah seragam , seperti pelayanan untuk catheterisasi Laboratorium  Intervensi yang dapat dipakai bersama sama departemen departemen ilmu lainnya.

Dalam kesempatan ini juga Dekan FK Unsri Palembang dalam sambutannya mengatakan pada saat ini sudah ada Asesor Program Studi sebanyak 12 Asesor.
- Para asesor telah mengungkapkan bagaimana  rasa mesranya hubungan  Kerja Sama FK Unsri dan RSMH Plg serta  duduk bersama dlm pencapaian penilaian Akreditasi.
- Apapun yang dicapai Akademik dan Rumah Sakit adalah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dekan juga mengundang serta  menyampaikan informasi bahwa  Rabu, 21Maret 2018 besok ,jam 08.00 sd selesai,akan dilaksanakan  rapat kerja FK Unsri di Hotel Grand Inna Daira,,dengan paparan materi fokus tentang AHS dengan konsep yang dibangun dengan OTK ( Organisasi Tata Kelola ) , OTK telah dimulai dari tahun  1999 sampai dengan tahun 2018,terdiri dari  4 dekade Dekan. Akan tetapi Organisasi Tata Kelola masih mempertahankan kultur FK Unsri. Dikatakanya dekan akan membuat sejarah baru OTK FK Unsri,sesuai target yang diharapkan.Direncanakan untuk Rapat Kerja tahun 2019 FK Unsri Palembang akan melaksanakan Program Studi Strata 2 menjadi 8 semester dari 10 Semester selama ini Insya Allah.
Acara dilanjutkan dengan Pendata tanganan komitmen Bersama Departemen Penyakit Dalam untuk melaksanakan kegiatan pelatihan,pendidikan,penelitian,dan pengabdian masyarakat guna mempertahankan Akreditasi Tertinggi FK.Unsri/ RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang.
Diawali oleh Dekan,wakil dekan,Direktur Utama,Direktur Pelayanan Medik & Keperawatan ,diikuti para Profesor departemen Ilmu Penyakit Dalam ,dan tenaga Internis lainnya.
Acara syukuran diakhiri dengan Doa  oleh PPDS Departemen Ilmu Penyakit Dalam, foto bersama dan makan siang .
Demikian dilaporkan acara syukuran Departemen Ilmu Penyakit Dalam hari ini

Anie Gumay ( Pranata Humas RSMH )

Minggu, 18 Maret 2018

Seminar Keperawatan (HUT PPNI ke 44)

" Seminar  Keperawatan Dalam Rangka HUT PPNI Ke - 44
Ketua DPW PPNI Provinsi Sumatera Selatan H.Subhan,SKM,MSi,,membuka acara : " Seminar  Keperawatan Dalam Rangka HUT PPNI Ke - 44 dengan Tema " PENINGKATAN PERAN SERTA PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS MELALUI  PENERAPAN STANDAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA ( SDKI) & PRAKTIK MANDIRI KEPERAWATAN " 

Dikatakan, momentum ulang tahun PPNI, pada 17 Maret 2018 yang ke-44 tahun, digunakan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan perawat melalui “Gerakan Perawat Dalam Mendukung Praktik Keperawatan Mandiri”. Untuk mewujudkan gerakan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPNI telah menetapkan Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri sebagai panduan bagi semua perawat dalam melakukan praktik keperawatan mandiri guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ketua DPW PPNI Provinsi Sum Sel mengutip pernyataan ketua DPP PPNI bapak Harif Fadhillah bahwa praktik perawat mandiri ini, telah mendapat ijin dari negara sejak tahun 2001 dari Kementerian Kesehatan. Namun, dalam implementasinya banyak hambatan-hambatan yang terjadi terutama di dinas-dinas kesehatan di daerah, yang enggan mengeluarkan ijin praktik. Alasannya, kata dia, bila ijin diberikan, takut dianggap sama prakteknya dengan seorang Dokter dan dikhawatirkan akan membuat bingung masyarakat. Menurutnya, bisa dibayangkan jika seluruh perawat diberi kesempatan praktek mandiri selain dia bertugas di Rumah Sakit, Puskesmas, di Klinik atau dirumahnya, maka akan banyak cakupan-cakupan program kesehatan yang bisa diberikan, dititik tertentu pada perawat itu, dan diharapkan hal ini bisa dapat membantu dalam berkontribusi terhadap pencapaian target-target pemerintah di bidang kesehatan.
Semetara itu Ketua Panhut PPNI ke -  44 Ners Lukman,SKM,M.Kep,MM melaporkan peserta Seminar hari ini di ikuti kurang lebih 500 peserta dari seluruh RS, Dinas Kesehatan, Puskesmas,Himpunan Seminat,Stikes,Akper,  dan pengurus DPW,DPD,DPK, PPNI di Sumatera Selatan. Dengan Narasumber yang handal dari DPP PPNI antara lain :
1. Ns Aprisunadi,M.Kep,Sp.KMB,  topik : "Kebijakan dan Peraturan PPNI pada penerapan SDKI " 
2.Ernawati ,SKp,Sp.KMB, topik " Konsep dan Penerapan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia ( SDKI) "
 3.Ns.Muhammad Adam,S.Kep,M.Kep,Sp.KMB. topik " Aplikasi SDKI dalam Praktik Keperawatan Mandiri "
Kegiatan seminar  ini adalah salah satu rangkaian pelaksanaan  kegiatan Hut PPNI ke 44 tahun ini.  Insya Allah besok, Minggu/ 18 Maret 2018 Puncak Acara Kegiatan, bertempat di Halaman Perkantoran RSMH Palembang,dimulai pukul 06.00 sd Selesai diawali dengan Jalan Sehat, yang rencananya dihadiri Direksi RSMH Palembang untuk melepas Jalan sehat, dilanjutkan  Senam Germas ,pembagian Hadiah Cerdas Cermat, Hiburan dan pembagian Door Frize yang menarik kepada peserta.

Kesimpulan  Hasil Seminar :
1. Semakin lengkap profesi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Praktek Perawat, semakin dapat menjamin Mutu Praktik dan Keselamatan Klien dalam.Asuhan Keperawatan yang diberikan oleh perawat.
2. SDKI tidak hanya bermanfaat dalam.pelayanan dan pendidikan, namun dapat masuk ke dalam Sistem.JKN sebagai upaya peningkatatan mutu pelayanan.
3. SDKI juga diharapkan dapat bermakna dalam.aspek penghargaan dan kesejahteraaan serta perlindungan bagi perawat.
Alhamdulillah Seminar Keperawatan hari ini berjalan dengan.lancar dan Sukses,berkat kerjasama dan kekompakan seluruh panitia.      - Hidup PPNI,,,
- Hidup Praktik Keperawatan
- PPNI Jaya
Anie Gumay ( Humas )

" Seminar Keperawatan Dalam Rangka HUT PPNI Ke - 44




" Seminar  Keperawatan Dalam Rangka HUT PPNI Ke - 44

Ketua DPW PPNI Provinsi Sumatera Selatan H.Subhan,SKM,MSi,,membuka acara : " Seminar  Keperawatan Dalam Rangka HUT PPNI Ke - 44 dengan Tema " PENINGKATAN PERAN SERTA PERAWAT DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN YANG BERKUALITAS MELALUI  PENERAPAN STANDAR DIAGNOSIS KEPERAWATAN INDONESIA ( SDKI) & PRAKTIK MANDIRI KEPERAWATAN " 

Dikatakan, momentum ulang tahun PPNI, pada 17 Maret 2018 yang ke-44 tahun, digunakan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan perawat melalui “Gerakan Perawat Dalam Mendukung Praktik Keperawatan Mandiri”. Untuk mewujudkan gerakan tersebut, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPNI telah menetapkan Pedoman Praktik Keperawatan Mandiri sebagai panduan bagi semua perawat dalam melakukan praktik keperawatan mandiri guna meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ketua DPW PPNI Provinsi Sum Sel mengutip pernyataan ketua DPP PPNI bapak Harif Fadhillah bahwa praktik perawat mandiri ini, telah mendapat ijin dari negara sejak tahun 2001 dari Kementerian Kesehatan. Namun, dalam implementasinya banyak hambatan-hambatan yang terjadi terutama di dinas-dinas kesehatan di daerah, yang enggan mengeluarkan ijin praktik. Alasannya, kata dia, bila ijin diberikan, takut dianggap sama prakteknya dengan seorang Dokter dan dikhawatirkan akan membuat bingung masyarakat. Menurutnya, bisa dibayangkan jika seluruh perawat diberi kesempatan praktek mandiri selain dia bertugas di Rumah Sakit, Puskesmas, di Klinik atau dirumahnya, maka akan banyak cakupan-cakupan program kesehatan yang bisa diberikan, dititik tertentu pada perawat itu, dan diharapkan hal ini bisa dapat membantu dalam berkontribusi terhadap pencapaian target-target pemerintah di bidang kesehatan.
Semetara itu Ketua Panhut PPNI ke -  44 Ners Lukman,SKM,M.Kep,MM melaporkan peserta Seminar hari ini di ikuti kurang lebih 500 peserta dari seluruh RS, Dinas Kesehatan, Puskesmas,Himpunan Seminat,Stikes,Akper,  dan pengurus DPW,DPD,DPK, PPNI di Sumatera Selatan. Dengan Narasumber yang handal dari DPP PPNI antara lain :
1. Ns Aprisunadi,M.Kep,Sp.KMB,  topik : "Kebijakan dan Peraturan PPNI pada penerapan SDKI " 
2.Ernawati ,SKp,Sp.KMB, topik " Konsep dan Penerapan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia ( SDKI) "
 3.Ns.Muhammad Adam,S.Kep,M.Kep,Sp.KMB. topik " Aplikasi SDKI dalam Praktik Keperawatan Mandiri "
Kegiatan seminar  ini adalah salah satu rangkaian pelaksanaan  kegiatan Hut PPNI ke 44 tahun ini.  Insya Allah besok, Minggu/ 18 Maret 2018 Puncak Acara Kegiatan, bertempat di Halaman Perkantoran RSMH Palembang,dimulai pukul 06.00 sd Selesai diawali dengan Jalan Sehat, yang rencananya dihadiri Direksi RSMH Palembang untuk melepas Jalan sehat, dilanjutkan  Senam Germas ,pembagian Hadiah Cerdas Cermat, Hiburan dan pembagian Door Frize yang menarik kepada peserta.
Kesimpulan  Hasil Seminar :
1. Semakin lengkap profesi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan Praktek Perawat, semakin dapat menjamin Mutu Praktik dan Keselamatan Klien dalam.Asuhan Keperawatan yang diberikan oleh perawat.
2. SDKI tidak hanya bermanfaat dalam.pelayanan dan pendidikan, namun dapat masuk ke dalam Sistem.JKN sebagai upaya peningkatatan mutu pelayanan.
3. SDKI juga diharapkan dapat bermakna dalam.aspek penghargaan dan kesejahteraaan serta perlindungan bagi perawat.
Alhamdulillah Seminar Keperawatan hari ini berjalan dengan.lancar dan Sukses,berkat kerjasama dan kekompakan seluruh panitia.      - Hidup PPNI,,,
- Hidup Praktik Keperawatan
- PPNI Jaya

Anie Gumay ( Humas )