Rabu, 29 Juni 2016

seminar sehari ttg narkoba di RSMH



Peran Serta RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang
Dalam Mencegah dan Pemberantasan Narkoba


Indonesia darurat Narkoba” menurut data BNN bahwa kematian akibat narkoba sebanyak 12.044 orang meninggal/ Tahun atau 33 orang meninggal / hari akibat penyalagunaan narkoba

Penggunaan narkoba dilakukan oleh berbagai kalangan baik yang mampu maupun yang tidak mampu, juga dilakukan oleh berbagai profesi baik yang legislatif, artis, oknum pejabat dstnya

pencegahan, pemberantasan dan penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab semua pihak baik pemerintah, swasta dan masyarakat.

RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang sebagai rumah sakit terbesar di Sumatera dan juga rumah sakit rujukan nasional  turut beperan serta dalam pencegahan penyalagunaan narkoba  karena efek dari penyalagunaan narkoba tersebut selain menghancurkan diri sendiri, keluarga dan orang disekitarnya

Sehubungan dengan hal tersebut pada hari Selasa, 28 Juni 2016,  RSMH Palembang bekerjasama dengan  BNN Provinsi Sumatera Selatan mengadakan seminar sehari tentang “Pelayanan Publik, Penyalahgunaan obat terlarang dan Hukum” di Aula Gedung Utama Lt II  RSMH Palembang

Seminar sehari tesebut diikuti oleh seluruh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Rumah Sakit Umum Dr. Mohammad Hoesin Palembang dan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU antara RSMH Palembang  oleh Direktur utama RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Dr M Syahril Sp. P. MPH, dengan Badan NarkotikaNasional ( BNN) Provinsi Sumatera Selatan Brigjen Pol M Iswandi Hari SH, MSi

Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol M Iswandi Hari SH, MSi sebagai narasumber pada seminar sehari ini mengatakan bahwa narkoba (narkotika, Psikotrapika dan Bahan adiktif lainnya) adalah obat yang berbahaya dan dilarang dipergunakan, diproduksi, dipasarkan, dijualbelikan dan diedarkan diluar ketentuan hukum

Narkoba tak hanya dilarang oleh orang tua, guru, bangsa dan negara, tapi juga agama. Apapun agama yang dianut, narkoba tetap terlarang.

Menurut beliau ada beberapa solusi untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sebagai berikut
1 Memperkuat posisi keluarga agar tetap harmoni
2. Mengisi waktu dengan kegiatan yang positif 
3.Agama sebagai benteng yang paling cocok dalam usaha pencegahan penyalahgunaan narkoba

Sementara itu Direktur utama RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang, Dr M Syahril Sp. P. MPH, mengatakan, narkoba merupakan musuh utama yang harus diperangi bersama karena dapat merusak generasi dimasa mendatang, terutama bagi kalangan para pemuda.
“Kami mengajak seluruh elemen lapisan masyarakat, mari kita bahu-membahu untuk untuk memerangi narkoba agar Sumatera Selatan khususnya Palembang terbebas dari narkoba,” ungkapnya. ( Humas,. @s)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar