Sabtu, 23 Juni 2018

JAJARAN DIREKSI RSMH, ROADSHOW HALAL BIHALAL

JAJARAN DIREKSI RSMH, ROADSHOW HALAL BIHALAL




Masih dalam suasana hari raya Idul Fitri 1439 H, beberapa instalasi mengadakan acara halal bihalal di ruangannya masing-masing. Seperti pada Jumat (22/06) selepas sholat Jumat Jajaran Direksi yaitu Direktur Utama dan Direktur Umum, SDM dan Pendidikan memenuhi undangan halal bihalal dari ruangan IRNA C dan Instalasi Farmasi. Tempat pertama yang dikunjungi adalah IRNA C, disini jajaran direksi diterima dengan penuh keramahan, IRNA C merupakan instalasi rawat inap yg membawahi 5 ruangan rawat inap yaitu Lakitan 1.1, Lakitan 1.2, Lakitan 1.3, Lakitan 2.1 dan Lakitan 2.2. berada di bawah pimpinan Betty Florida dan 1 koordinator mutu dan keselamatan serta 5 orang kepala ruangan yang membantu tugas pokok dan fungsi dari ka.instalasi. “IRNA C berinisiatif  sendiri mengadakan acara Halal Bihalal ini, dengan jumlah karyawan sebanyak 101 orang namun tidak semua bisa hadir karena sebagian besar karyawan adalah perawat di ruangan rawat inap dan bertugas dengan sistem shift, dikatakan Betty Florida dalam kesempatan wawancara dengan media RSMH. “Tujuan dari  acara ini adalah untuk mempererat silahturahmi antar karyawan , saling bermaaf-maafan di hari raya Idul Fitri, di hari kerja mungkin tidak bisa saling bertegur sapa karena kesibukan masing-masing maka di acara halal bi halal ini diharapkan masing-masing merefleksikan dirinya dan saling memaafkan” lanjutnya lagi.
Beralih dari ruangan IRNA C , jajaran direksi mengarah ke instalasi Farmasi. Sambutan pun tak kalah hangatnya dari IRNA C, Instalasi Farmasi dengan total karyawan sebanyak 189 orang yg terdiri dari : apoteker, tenaga teknis kefarmasian, yg lain ada dr disiplin ilmu lain yang tersebar di 12 TPO yang ada di RSMH. “Dengan jumlah tenaga farmasi yg banyak sulit utk mengumpulkan para staf dilapangan maka yg hadir pada saat ini adalah tenaga farmasi yang sedang bertugas” demikian dikatakan Kepala Instalasi Farmasi Layla Izzatul Khuriyati dalam sambutannya.
“Jajaran Direksi mengapresiasi keberadaan instalasi Farmasi yang telah memberikan dan melayani serta memenuhi kebutuhan obat-obatan selama libur panjang hari raya Idul Fitri, dengan diberlakukan sistem shift serta on call bagi seluruh pegawai farmasi” kata Direktur Utama dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH. 
Untuk itu, agar instalasi Farmasi terus meningkatkan  layanan utk peningkatan mutu RS, lanjut dr.Syahril.
Acara diakhiri dengan bersalam-salaman dan makan siang bersama.

Kamis, 21 Juni 2018

Melihat Persiapan Menu RSMH di Momen Lebaran


Melihat Persiapan Menu RSMH di Momen Lebaran
Menu Khas Lebaran, Tetap Ikuti Standar Diet

            Di momen Lebaran, RSMH Palembang berusaha menciptakan nuansa hari raya di RS. Supaya pasien rawat inap tetap bisa merasakan berlebaran layaknya di rumah.
Menu khas Lebaran pun disiapkan. Seperti apa?

            BEBERAPA karyawan RS Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang tampak sibuk menyiapkan menu makanan pasien di dapur RS, kemarin (13/6) siang. Terlihat di sana ada menu ayam goreng, tempe, sop, dan lainnya. Ada pula yang mengangkat logistik bahan pangan, dan menyusunnya di rak.
            Kepala Instalasi Gizi RSMH Palembang, Maya Ija SST MPH RD juga terlihat ikut mengecek makanan di sana. “Setiap hari, menu rutin kita siapkan untuk pasien,” jelas dia, kemarin. Tetapi di hari raya Idulfitri selama 3 hari, 15-17 Juni 2018, ada yang lebih khusus.

            “Kita siapkan makanan khas Lebaran untuk pasien. Ya seperti lontong, ketupat rendang daging, semur, opor ayam, dan lain sebagainya,” ujarnya. Tujuannya tak lain agar pasien dan keluarganya dapat merasakan suasana Lebaran layaknya di rumah, "Jadi pasien tak merasa seperti terkucilkan sendiri di RS, karena hanya bisa berlebaran di ruang rawat inap," ujarnya.

            Walaupun demikian, dalam proses memasak menu khas tersebut, pihaknya tetap mengikuti standar diet atau sesuai anjuran dokter. "Itu juga mengikuti kebutuhan asupan pasien," kata dia. Menu lebaran tersebut juga diatur dengan pertimbangan matang, karena meminimalkam resiko bahan makanan rusak jika ada sayur yang berdaun. Adapun makanan yang akan disiapkan bagi pasien dengan diet biasa atau tidak diet seperti lontong, opor ayam, rendang daging dan nasi.

"Sedangkan pasien yang berdiet yakni nasi atau bubur, lontong, sup ayam, semur daging dan sebagainya dimodifikasi sesuai dengan anjuaran dokter. Makanan lunak bubur yg berdiet khusus tetap diberikan sesuai standar dietnya,"  tambahnya. Dengan begitu, diharapkan bisa memberikan kenyamanan kepada pasien dan keluarganya, serta dapat mengibur pasien untuk merasakan Lebaran bersama.

Lebih jauh Maya menjelaskan, instalasi gizi di RSMH melayani 4 kegiatan yaitu penyelenggaraan makanan dan dietetik, asuhan gizi rawat inap, asuhan gizi rawat jalan, penelitian dan pengembangan. "Jadi walaupun menyediakan menu khusus Lebaran, kami tetap menyelenggarakan makanan dan dietetik, serta asuhan gizi rawat inap seperti biasa," pungkasnya. 

( Media RSMH)

Paska Libur, Kunjungan Pasien Rawat Jalan di RSMH Normal

Paska Libur, Kunjungan Pasien Rawat Jalan di RSMH Normal

Pasca libur selama 10 hari, Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin (RSMH) kemarin (21/6) kembali buka normal. Pada hari perdana tersebut tercatat 1.008  kunjungn pasien rawat jalan.
Koordinator Rekam Medis, Rudi Ferdiansyah mengatakan jumlah itu tergolong normal, bahkan cendrung menurun jika di bandingkan dengan hari biasa.
"Misalnya kita bandingkan dengan jumlah kunjungan di priode tanggal yang sama pada bulan lalu, tercatat ada sebanyak 1.144 pasien yang kunjungan berobat ke RSMH," kata Rudi saat di temui di ruangan kerjannya kemarin, (21/6).

Menurutnya tidak adanya pasien yang  membludak saat hari perdana pelayanan normal atau buka secara keseluruhan itu karena sepanjang libur lebaran RSMH tetap membuka pelayanan beberapa poli. Seperti poli anak-anak, penyakit dalam serta IGD 24 jam. "Sehingga tidak ada pasien yang tertunda untuk berobat ke RSMH," tambah Rudi.

Lanjut Rudi, menurut data selama libur lebaran sejak 11-20 Juni lalu total 988 kunjungan pasien. "Artinya rata-rata kunjungan pasien saat libur lebaras sekitar 125 orang perhari," pungkasnya.
( Media RSMH)

HALAL BIHALAL KELUARGA RSMH PALEMBANG, DIMERIAHKAN MUSIK MARAWIS


HALAL BIHALAL KELUARGA RSMH PALEMBANG, DIMERIAHKAN MUSIK MARAWIS

Sejak pagi hentakan musik gambus terdengar di  Aula Utama RSMH Palembang menandai akan dimulainya acara Halal Bihalal Keluarga RSMH Palembang, pada hari pertama masuk kerja setelah libur panjang lebaran, kamis (21/06).
Acara Halal Bihalal dimulai sejak pagi tadi hingga siang ini dengan  dihadiri oleh Direktur Utama RSMH beserta Jajaran dan seluruh karyawan/ti di lingkungan RSMH Palembang serta para tamu undangan seperti  Dekan dan Wakil Dekan FK UNSRI, Mantan Direktur Utama RSMH, Mantan Dewan Pengawas, Pimpinan dan perwakilan BPJS serta tamu undangan lainnya.
Acara Halal Bihalal dimeriahkan oleh musik marawis , tampak seluruh pegawai RSMH antusias mengikuti acara , setelah libur panjang lebaran dan diwajibkan untuk kembali menjalankan tugas serta fungsinya dalam menjalankan berbagai layanan publik. Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran kemudian mendengarkan sambutan dari Direktur Utama RSMH Palembang dr.Mohammad Syahril,Sp.P,MPH  serta ceramah agama oleh Ustad Umar yang menbahas tentang makna hari raya Idul Fitri.
Halal Bihalal diakhiri dengan agenda bersalam-salaman dan makan bersama. Halal Bihalal adalah tradisi untuk saling bermaaf-maafan selain itu juga  untuk menjalin tali silaturahim dan mempererat tali persaudaraan. Sampai saat ini tradisi ini masih dilakukan di semua lapisan masyarakat. Pada hakikatnya makna hari raya Idul Fitri memiliki arti kembali kepada kesucian, seperti bayi yang baru lahir. Dalam perjalanannya umat manusia senantiasa tidak luput dari dosa, termasuk kesalahan terhadap sesamanya, Idul Fitri merupakan momen penting untuk saling memaafkan, baik secara individu maupun kelompok. Itulah makna Idul Fitri.
   


Selasa, 12 Juni 2018

Pelayanan di RSMH tidak Pernah Libur


Pelayanan di RSMH tidak Pernah Libur

Moment lebaran adalah moment yang sangat tepat untuk berkumpul bersama keluarga. Di hari libur panjang Lebaran ini, misalnya, banyak orang yang tak bisa menikmati libur bersama keluarganya khususnya para petugas yang berkerja di sektor pelayanan publik

Salah satunya  pekerja Profesi Kesehatan meskipun libur bersama dan cuti lebaran tetap saja menjalankan kewajibannya. dalam memberikan pelayanan kesehatan dengan tidak mengenal waktu libur semua petugas harus standbay. 

Tugas dan tanggung jawabnya sebagai tenaga  kesehatan di rumah sakit saat lebaran merupakan kewajiban serta  dedikasi dan loyal terhadap pekerjaan, mendahulukan kepentingan publik diatas kepentingan pribadi.

Bayangkan jika seluruh pekerja rumah sakit libur, tak ada yang melayani jika ada masyarakat yang sakit dan ingin berobat ke rumah sakit. 

Para tenaga medis di RSUP Mohammad Hoesin (RSMH) juga merasakan hal yang sama. terlebih bagi mereka yang bertugas di kawasan mayoritas beragama Islam. Di kota Palembang misalnya
Salah satu staf administrasi RSMH, Salbiah yang harus tetap bertugas untuk melayani adminitasi pasien mengaku tetap senang menjalani tugas seperti biasanya. "Suatu kebahagaian juga dapat melayani masyarakat," ujarnya. 

Memang diakuinya pasien yang datang daat cuti lebaran tidak sebanyak di hari biasa. "Sehari bisa 200-250 pasein yang datang ke RSMH," tambahnya.

Gepi, Petugas kemanan RSMH juga tidak ikut meraskan cuti lebaran bersama keluarga, dia harus tetap piket jaga keamanan. "ya kalau lagi tugas tidak bisa ditinggalkan, meski lebaran sekalipun, karena harus mikul tanggung jawab," kata dia.

"Pastinya sedih mendengar takbir, sementara kita masih bertugas, sementara saat lebaran sepi" kata warga Plaju, Palembang ini.

Hal yang sama juga dirasakan oleh, dr Rani Windiyati. Sebagai Duty Manager dirinya harus memastikan pelayanan rumah sakit selama lebaran harus berjalan dengan baik.
"Memang tugas kita melayani pasien, meski suasana lebaran kita juga harus tetap totalitas," tambahnya


RSMH Palembang  tetap buka layanan IGD selama 24 jam. "IGD kita siapkan lima dokter jaga, diantaranya spesialis dalam, bedah, anak, kebidanan-kandungan, dan anestesi," ujarnya lagi.

Sehingga dia berharap dengan dibukanya Poli Siaga dan IGD 24 jam selama libur nanti, dapat melayani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan. "Artinya masyarakat yang membutuhkan layanan dapat berobat ke RSMH," pungkasnya.
( Humas RSMH)